Kanty K. Nugroho

Story, Note, Hope, and Dream

Kitty Trip #6 Prambanan -End

0

Hari terakhir di Jogjakarta ditujukan untuk mengunjungi candi prambanan. Perjalanan dari homestay kurang lebih 1jam, menggunakan gocar.

Di perjalanan baru teringat perlu ambil atm, ternyata mendekati daerah candi prambanan agak sulit mencari atm bca, untungnya ada indomaret yang bisa tarik tunai. Note ketika perjalanan, sebaiknya selalu sediakan uang yang cukup.

Tiba di lobby, saya terkesan, karena bersih dan rapi. Di kawasan dalam candi juga begitu bersih. Tiket masuk 40rb per orang.

Di dalam area candi, banyak spanduk yang menawarkan paket2 wisata ke beberapa tempat di jogja. Area nya sangat luas, karena ada beberapa candi di kawasan ini.

Tentunya yang terdepan adalah candi prambanan. Tangga2 di candi ini lebih mudah untuk dinikmati dibandingkan dengan Borobudur.

Setelah menikmati pemandangan candi, kami berjalan untuk mencari playground. Kami bertanya kepada Pak Satpam yang bertugas, beliau sangat ramah, namun beliau berkata belum ada playground di sini. Wah sayang sekali kata saya dalam hati, padahal di peta tadi saya sempat melihat ada playground.

Kami meneruskan jalan, hingga tiba di satu taman besar yang dihiasi banyak ayunan. Sepertinya Pak Satpam tadi mempunyai persepsi yang berada tentang playground :). Ada beberapa fasilitas berbayar di area ini: Atv, kereta listrik, sepeda roda tiga.

Untuk mengelilingi candi, disediakan penyewaan sepeda, bisa juga dengan membeli tiket untuk naik mobil golf atau mobil kereta.

Kami mencoba mobil yang berbentuk kereta, untuk bisa mengelilingi candi sekaligus pulang. Ternyata kereta ini berhenti sebentar di museum yg berhadapan dengan candi. Semua boleh turun untuk masuk museum dan menukar tiket dengan air mineral.

Setelah semua penumpang naik kembali, kami diantar hingga gerbang menuju pintu keluar. Sebetulnya gerbang tersebut menuju ke pasar oleh2, yang ternyata sangat luas, namun tertata dengan baik.

Untuk kembali ke kota Jogjakarta, kami memutuskan menggunakan grab karena terdapat tanda khusus untuk grab, bahkan sopir grab tidak perlu membayar parkir. Ternyata memang mudah mendapatkan grab di kawasan ini.

Setelah dari prambanan kami sempat berjalan di sekitar malioboro. Karena jadwal yg agak padat, setelah itu kami makan di restoran untuk meeting lalu kembali ke hotel untuk istirahat. Dan perjalanan Kitty pun berakhir.

So, what do you think ?