Kanty K. Nugroho

Story, Note, Hope, and Dream

Kitty Trip #4 Bumi Langit

0

Setelah trip ke Solo, Kitty melanjutkan perjalanan ke kota gudeg, Jogjakarta. Tempat pertama yang dituju adalah Bumi Langit, di Imogiri. Satu tempat spesial yang pernah dikunjungi oleh Obama. Untuk mencapai tempat ini bisa menggunakan gocar atau taxi konvensional. Membutuhkan waktu sekitar 45 menit dari stasiun Tugu Jogjakarta.

Jalan masuk ke Bumi Langit agak kecil dengan penanda yang tidak terlalu besar juga, sehingga kami hampir melewati tempat ini. Jalan akses masuknya cukup untuk 1 bus, namun di dalam ada tempat parkir yang cukup luas. Seluruh area Bumi Langit sangat besar, di bagian atas terdapat Warung Bumi, rumah makan yang menyediakan beberapa menu yang berbahan organik. Wajib mencoba nasi campurnya, namun menu lainnya juga enak-enak, terutama bagi pecinta makanan sehat dan organik.

Di Bumi Langit terdapat rumah joglo tempat untuk menginap dan berkegiatan. Kami sangat beruntung, karena pada waktu itu hanya kami menempati rumah seluas itu. Rumahnya hanya terdiri beberapa ruangan yang dipenuhi dengan kasur-kasur. Namun ada juga kamar khusus, dengan kasur berkelambu. Di sini tidak ada AC, agak panas namun udaranya tetap terasa fresh. Kamar mandi dipusatkan di bawah, tersedia 4 kamar mandi. Rumah Joglo ini memang didesain untuk menampung banyak tamu yang nantinya akan mengikuti pelatihan di Bumi Langit.

Kegiatan yang bisa dilakukan di sini selain menikmati makanan, kita juga bisa mengelilingi kebun yang sangat luas. Dengan ijin Keluarga Pak Iskandar (pemilik Bumi Langit) kami bisa memetik buah segar (arbei, markisa) langsung dari pohonnya. Terdapat beberapa kandang ternak, seperti sapi, domba, ayam, angsa.

Kegiatan yang paling kami nanti adalah sarapan dan makan malam, karena kami dapat mengakses dapur keluarga Pak Iskandar, dan beliau beserta istri yang menjamu kami. Momen ini sangat luar biasa, bisa berdiskusi dan mengambil ilmu yang sungguh luar biasa dari keduanya. Pagi hari terakhir saya juga sempat berbicara dengan Mas Tantra, salah satu anak dari Pak Iskandar-Bu Dar yang sangat berdedikasi dengan Bumi Langit, beliau yang banyak turun ke lahan mengurus kebun.

Banyak sekali pelajaran yang kami dapatkan, salah satunya adalah dengan selalu bersahabat dengan alam, tidak memanipulasi apa pun, bahwa sebuah proses yang toyib dapat dilihat dari ampasnya. Insya Allah akan kembali ke tempat ini.

So, what do you think ?