Kanty K. Nugroho

Story, Note, Hope, and Dream

Fampro #1 Mesjid Raya Medan

0

Beberapa hari menjelang Ramadhan, kami berkesempatan mengunjungi kota medan. Salah satu tempat yang ingin saya 2 adalah Mesjid Raya Al Mashun dikenal Mesjid Raya Medan. Mesjid ini dibangun tahun 1908 oleh Sultan Ma’mun Al Rasyid Perkasa Alam (pemimpin kesultanan Deli). Mesjid ini lebih megah dari istananya.

Alhamdulillah saya dan Teteh berhasil ke sana, dengan naik bentor dari Istana Maimun. Kami senang ketika di mesjid ini, karena berkesempatan bertemu dengan seorang nenek dan mendapatkan pengalaman yang luar biasa.

Nenek ini datang ke mesjid sekitar 1 jam sebelum waktu shalat dzuhur. Ia membawa 2 cucu nya agar bisa dekat dengan mesjid. Apa yang dilakukan Nenek ini yang menggugah hari saya, ternyata bersedekah/berbagi di mesjid itu mudah, dengan cara merapihkan mukena2 yang berantakan.

Nenek ini ketika sampai mesjid, langsung mengajak cucu nya merapihkan mukena2 yang ada di dalam lemari. Untuk ukuran mesjid yang besar ini, persediaan mukena2 nya cukup banyak, sayangnya tidak ada yang mengurus kerapihan mukena2 ini. Sehingga menggunung tidak beraturan di dalam lemari.

Melihat hal itu, saya dan Teteh lalu menghampiri nenek dan cucu nya dan mulai membantu mereka. Teteh pun tanpa diminta bahkan dengan senang hati turut serta membantu. Dari gunungan mukena2 tersebut kami mencari pasangan mukenanya. Jika ada mukena yang sepasang, kami masukan ke dalam gantungan.

Tidak terasa setengah jam kami melipat mukena, akhirnya lemari mukena bisa kami tutup dalam keadaan rapi. Alhamdulillah begitu senangnya bisa ikut merapihkan mesjid.

So, what do you think ?